Jumat, 30 April 2010

Direktori Kampus di indonesia

Rank Nama Universitas Point
1 UNIVERSITAS GADJAH MADA 435.6
2 UNIVERSITAS INDONESIA 349.03
3 INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG 285.7
4 SEKOLAH TINGGI SENI INDONESIA BANDUNG 284.3
5 INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOVEMBER 169.8
6 UNIVERSITAS SEBELAS MARET 164.75
7 UNIVERSITAS BRAWIJAYA 121.03
8 UNIVERSITAS PADJADJARAN 105.75
9 UNIVERSITAS AIRLANGGA 99.67
10 UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 93.54
11 UNIVERSITAS SUMATERA UTARA 86.77
12 STMIK AMIKOM 85.23
13 INSTITUT PERTANIAN BOGOR 76.9
14 AMIK BSI YOGYAKARTA 73.81
15 AKADEMI PARIWISATA BSI YOGYAKARTA 73.81
16 UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA 70.56
17 UNIVERSITAS DIPONEGORO 64.24
18 UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 53.53
19 UNIVERSITAS LAMPUNG 48.99
20 UNIVERSITAS TERBUKA 48.41
21 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA 42.3
22 UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN 39.56
23 UNIVERSITAS KRISTEN DUTA WACANA 36.35
24 INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AKPRIND 35.72
25 UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 34.36
26 UNIVERSITAS JEMBER 30.71
27 POLITEKNIK ELEKTRONIK NEGERI SURABAYA 28.74
28 UNIVERSITAS NEGERI PADANG 24.91
29 UNIVERSITAS SRIWIJAYA 20.98
30 UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA 19.67
31 UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA 18.11
32 UNIVERSITAS NEGERI MEDAN 14.23
33 UNIVERSITAS SANATA DHARMA 13.09
34 POLITEKNIK NEGERI PADANG 12.96
35 UNIVERSITAS RIAU 12.76
36 UNIVERSITAS ANDALAS 12.09
37 UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN 11.07
38 UNIVERSITAS BENGKULU 10.51
39 UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN 10.34
40 UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA 9.23
41 POLITEKNIK NEGERI PONTIANAK 8.54
42 STMIK AKAKOM 8.45
43 UNIVERSITAS SAM RATULANGI 8.25
44 INSTITUT SENI INDONESIA YOGYAKARTA 7.99
45 UNIVERSITAS MALIKUSSALEH 7.7
46 POLITEKNIK NEGERI BANDUNG 7.63
47 SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI YKPN 7.54
48 UNIVERSITAS NEGERI MALANG 7.43
49 UNIVERSITAS MULAWARMAN 7.01
50 POLITEKNIK NEGERI MALANG 6.7
51 UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR 5.28
52 UNIVERSITAS HALUOLEO 5.28
53 UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA 5.19
54 UNIVERSITAS TANJUNGPURA 5.02
55 UNIVERSITAS JAMBI 4.43
56 UNIVERSITAS TRUNOJOYO 4.31
57 UNIVERSITAS TADULAKO 4.25
58 INSTITUT SENI INDONESIA DENPASAR 4
59 UNIVERSITAS TEKNOLOGI YOGYAKARTA 3.91
60 UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO 3.89
61 UNIVERSITAS MERCU BUANA YOGYAKARTA 3.87
62 POLITEKNIK NEGERI SEMARANG 3.81
63 SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI NASIONAL 3.64
64 POLITEKNIK NEGERI BANJARMASIN 3.64
65 POLITEKNIK NEGERI JEMBER 3.56
66 POLITEKNIK NEGERI BALI 3.51
67 UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA 3.38
68 POLITEKNIK MANUFAKTUR BANDUNG 3.35
69 POLITEKNIK NEGERI JAKARTA 3.26
70 SEKOLAH TINGGI BAHASA ASING LIA 3.2
71 SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI ADISUTJIPTO 3.12
72 SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI KEDIRGANTARAAN 3.01
73 UNIVERSITAS CENDERAWASIH 2.95
74 POLITEKNIK NEGERI MEDAN 2.75
75 POLITEKNIK NEGERI UJUNG PANDANG 2.69
76 UNIVERSITAS SYIAH KUALA 2.68
77 INSTITUT SENI INDONESIA SURAKARTA 2.55
78 POLITEKNIK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA 2.34
79 INSTITUT PERTANIAN STIPER 2.33
80 POLITEKNIK NEGERI LHOKSEUMAWE 2.07
81 UNIVERSITAS JANABADRA 2.04
82 AKADEMI SENI RUPA DAN DESAIN MSD 2.02
83 POLITEKNIK NEGERI MANADO 1.97
84 SEKOLAH TINGGI PSIKOLOGI YOGYAKARTA 1.97
85 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SURYA GLOBAL 1.96
86 AKADEMI AKUNTANSI YKPN 1.95
87 POLITEKNIK NEGERI LAMPUNG 1.9
88 AKADEMI KEBIDANAN YOGYAKARTA 1.71
89 AKADEMI KEPERAWATAN NOTOKUSUMO 1.66
90 UNIVERSITAS PROKLAMASI '45 1.62
91 AMIK WIRA SETYA MULYA 1.53
92 SEKOLAH TINGGI PARIWISATA AMPTA YOGYAKARTA 1.47
93 UNIVERSITAS SARJANAWIYATA TAMANSISWA 1.44
94 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN AISYIYAH 1.43
95 UNIVERSITAS WIDYA MATARAM 1.34
96 SEKOLAH TINGGI ILMU MANAJEMEN YKPN 1.33
97 POLITEKNIK SENI YOGYAKARTA 1.28
98 STMIK EL RAHMA 1.25
99 AKADEMI KEPERAWATAN BETHESDA YAKKUM 1.24
100 POLITEKNIK LPP 1.21
101 UNIVERSITAS COKROAMINOTO 1.18
102 SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INFORMASI RESPATI 1.15
103 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN RESPATI 1.15
104 AKADEMI KEPERAWATAN YKY YOGYAKARTA 1.08
105 POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA 1.04
106 POLITEKNIK NEGERI SAMARINDA 1.03
107 AKADEMI KOMUNIKASI INDONESIA YPK 1.02
108 POLITEKNIK YDHI 1
109 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN ALMA ATA YOGYAKARTA 0.98
110 AKADEMI SEKRETARI DAN MANAJEMEN SANTA MARIA 0.95
111 STMIK PELITA NUSANTARA 0.86
112 AKADEMI KESEJAHTERAAN SOSIAL AKK 0.85
113 POLITEKNIK MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA 0.61
114 PONDOK PESANTREN BLOKAGUNG 0.51
115 SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI SBI 0.5

10 Kampus Terbaik Versi Tempo



Perguruan tinggi Indonesia belum mampu berbicara banyak di tingkat internasional. Selama ini baru empat perguruan tinggi yang masuk peringkat 500 universitas terbaik di dunia. Pada November 2006, The Times menempatkan Universitas Indonesia di urutan 250, ITB (258), UGM (270), dan Universitas Diponegoro (495). Tapi bagaimana dengan peta persaingan di dalam negeri?

Survei yang dilakukan Pusat Data dan Analisis Tempo (PDAT) sepanjang Desember 2006-Januari 2007 menghasilkan peringkat yang tak jauh berbeda. Survei yang didasarkan persepsi kalangan dunia kerja ini menempatkan UI di posisi 1, ITB (2), UGM (3), dan Institut Pertanian Bogor (4). Sementara Universitas Diponegoro berada di posisi 10.

Dalam jajaran 10 besar terdapat dua perguruan tinggi swasta yang menerobos masuk. Universitas Trisakti di peringkat 7 dan Universitas Atmajaya di peringkat 9. Universitas Trisakti unggul pada program studi kedokteran, teknik industri, akuntansi, dan manajemen.
Dari survei tersebut diketahui, tekun belajar bukan satu-satunya cara untuk menjadi lulusan berkualitas. Banyak perusahaan menginginkan kecakapan lain dari calon pekerja mereka.

Kecakapan tersebut berupa aktif berorganisasi (20,3 persen), kemampuan bahasa Inggris (18,6 persen), tekun belajar (17,7 persen), mengikuti perkembangan informasi (15,98 persen), memiliki pergaulan luas (15,07 persen), dan mempelajari aplikasi komputer (12,32 persen).
Survei yang mengambil responden 135 orang, terdiri dari 80 pengguna tenaga kerja dan 55 perekrut itu, juga menyimpulkan pentingnya karakter juara di dunia kerja. Lapangan kerja kini menuntut pekerja super. Mereka adalah yang mau bekerja keras (9,03 persen), kepercayaan diri tinggi (8,75 persen), mempunyai visi ke depan (8,37 persen), mampu bekerja dalam tim (8,07 persen), dan memiliki perencanaan matang (7,91 persen).

Selain itu pekerja super dituntut mampu berpikir analitis (7,82 persen), mudah beradaptasi (7,12 persen), mampu bekerja dalam tekanan (5,91 persen), cakap berbahasa Inggris (5,27 persen), dan mampu mengorganisasi pekerjaan (5,26 persen).
Lalu bagaimana cara dunia kerja menjaring pekerja? Survei memastikan, indeks prestasi kumulatif -yang menunjukkan prestasi akademis-menjadi pintu masuk pertama. Sebanyak 16,09 persen responden memandang penting IPK, kemampuan bahasa Inggris (14,8 persen), kesesuaian program studi dengan posisi kerja (14,48 persen), dan nama besar perguruan tinggi 13,84 persen.

Sisi lain yang dilihat adalah pengalaman kerja atau magang (12,46 persen), kemampuan aplikasi komputer (11,39 persen), pengalaman organisasi (10,55 persen), serta rekomendasi (6,39 persen).

Menurut para perekrut tenaga kerja, kini pintar saja tak cukup. Pasar tenaga kerja banyak yang lebih mengutamakan kemampuan pribadi ketimbang indeks prestasi. Asal perguruan tinggi memang penting. Tapi, banyak pekerjaan favorit, 5-10 tahun ke depan tak lagi menempatkan asal-usul universitas sebagai pertimbangan utama. Nah!

Penerimaan Mahasiswa Baru IPB


Calon mahasiswa IPB adalah warga negara Indonesia atau asing lulusan Sekolah Lanjutan Atas, lulusan program diploma (minimal D3), atau mahasiswa Perguruan Tinggi lain, nasional maupun internasional.

Mahasiswa baru IPB adalah mahasiswa yang untuk pertama kali mengikuti pendidikan di IPB.

Penerimaan mahasiswa baru dilaksanakan oleh Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) yang diangkat dengan Keputusan Rektor. Penerimaan lulusan SLTA untuk terdaftar sebagai mahasiswa baru program sarjana dilaksanakan melalui empat jalur, yaitu :
  1. Undangan Seleksi Masuk IPB (USMI)
  2. Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)
  3. Undangan Khusus bagi lulusan SLTA yang mempunyai prestasi nasional maupun internasional
  4. Seleksi Penerimaan Mahasiswa Beasiswa Utusan Daerah (BUD)
  5. Ujian Talenta Mandiri IPB (UTM IPB)
Persyaratan umum untuk pendaftaran sebagai calon mahasiswa IPB adalah :
  1. Sehat jasmani dan rohani
  2. Bebas dari penggunaan narkoba
  3. Bersedia tinggal di Asrama IPB pada tahun pertama
Calon mahasiswa yang dipanggil pada tahun pertama akan mengikuti pendidikan di Pendidikan Tingkat Persiapan Bersama.

Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur USMI:
  • USMI adalah sistem seleksi calon mahasiswa IPB yang tidak menggunakan ujian tertulis melainkan atas dasar prestasi belajar selama Catur Wulan (Cawu) 1 s.d 7 atau semester 1 s.d 5 di SLTA.
  • Proporsi daya tampung IPB pada jalur USMI ditetapkan oleh pimpinan IPB.
  • Seleksi calon mahasiswa tersebut dilaksanakan oleh PPMB dengan pengelolaan yang diatur oleh Ketua PPMB Jalur USMI.
  • Melalui jalur USMI sejumlah SLTA di seluruh Indonesia diundang untuk mengajukan lamaran kepada IPB bagi sejumlah siswa kelas akhir yang terbaik di sekolahnya. Undangan diberikan juga kepada SLTA Indonesia di luar negeri.
  • Kriteria SLTA yang diundang ditetapkan oleh IPB.
  • Seleksi didasarkan atas peringkat dan nilai yang diperoleh siswa dalam mata ajaran Biologi, Fisika, Kimia, dan Matematika, prestasi siswa untuk beberapa kegiatan ekstrakurikuler atau kokurikuler, dan kriteria lain yang ditetapkan pimpinan IPB.
  • Untuk tiap siswa yang diusulkan, Kepala SLTA wajib mengirimkan dokumen data prestasi siswa dan syarat lain yang ditentukan oleh IPB.
  • Calon yang diterima di IPB dipanggil melalui Kepala SLTA yang bersangkutan. Calon tersebut wajib melapor di IPB pada tanggal yang ditentukan dengan menunjukkan dokumen asli dan syarat lain yang ditentukan, membayar sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) dan biaya lain yang ditentukan IPB.
  • Pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan pelamar dan atau sekolah dalam kaitannya dengan proses pencalonan, misalnya pemalsuan dokumen, mengakibatkan batalnya calon untuk diterima di IPB.
  • Calon mahasiswa yang telah dinyatakan diterima di IPB wajib mengikuti kuliah alih tahun Program Tingkat Persiapan Bersama.
Penerimaan SNMPTN :
  • Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri adalah seleksi ujian masuk bersama yang diselenggarakan oleh suatu panitia yang telah mendapat mandat dari Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (PTNI), termasuk enam perguruan tinggi BHMN (Badan Hukum Milik Negara). SNMPTN diselenggarakan di kota-kota di mana perguruan tinggi anggota berada dan di kota-kota lain yang oleh panitia dianggap strategis. Seleksi ujian tersebut diselenggarakan pada saat yang bersamaan dan menggunakan soal yang sama atau setara.
  • Untuk IPB hanya ada satu kode pilihan.
  • Calon mahasiswa yang diterima di IPB melalui SNMPTN wajib mendaftarkan diri pada tanggal yang ditentukan dengan menunjukkan dokumen asli dan syarat lain yang ditentukan, membayar SPP, dan biaya lain yang ditentukan IPB.
Penerimaan Mahasiswa melalui Jalur Beasiswa Utusan Daerah :
  • Beasiswa Utusan Daerah (BUD) adalah suatu cara penerimaan mahasiswa program sarjana IPB yang direkomendasikan dan dibiayai oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Propinsi, dan Kabupaten/Kota yang bila lulus diharapkan kembali ke daerah asal untuk membangun daerah.
  • Calon mahasiswa adalah lulusan SMU IPA atau SMK berbasis IPA yang berpotensi, direkomendasikan dan dibiayai oleh Pemerintah Propinsi, Kabupaten/Kota dengan kriteria sebagai berikut :
    • berumur tidak lebih dari 25 tahun;
    • memiliki nilai rapor SLTA yang baik;
  • Pendaftaran dilakukan secara kelembagaan oleh PEMDA dengan melengkapi berkas formulir pendaftaran yang diterima IPB sesuai jadwal yang ditentukan.
Keterangan lebih lanjut, buka halaman http://www.bud.ipb.ac.id

Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Prestasi Internasional dan Nasional (PIN) :
  • Undangan khusus masuk IPB diberikan kepada calon mahasiswa lulusan SLTA yang mempunyai prestasi istimewa baik pada skala nasional maupun internasional.
  • Calon mahasiswa yang diterima di IPB melalui jalur ini wajib mendaftarkan diri pada tanggal yang ditentukan dengan menunjukkan dokumen asli dan syarat lain yang ditentukan, membayar SPP, dan biaya lain yang ditentukan IPB.

Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Ujian Talenta Masuk IPB :

UTM merupakan jalur masuk IPB yang berbasis kepemimpinan dan kewirausahaan serta cinta pertanian. IPB akan menjaring sekitar 200–300 calon mahasiswa yang memiliki minat dan talenta yang tinggi dalam kepemimpinan dan kewirausahaan serta cinta pertanian.

Keterangan lebih lanjut, buka halaman http://www.utm.ipb.ac.id

Informasi Program Diploma IPB, buka halaman http://diploma.ipb.ac.id

Informasi Umum Penerimaan Mahasiswa Baru IPB, buka halaman http://www.ipb.ac.id/pmb

UM ITB

PENELUSURAN MINAT, BAKAT, DAN POTENSI ITB (PMBP-ITB) 2010 TERPUSAT


Program Penelusuran Minat, Bakat, dan Potensi (PMBP-ITB) 2010 Terpusat (dahulu dikenal dengan nama USM-ITB Terpusat) ini bertujuan untuk mendapatkan mahasiswa yang mempunyai kualifikasi akademik dan kepribadian yang baik. Untuk keberhasilan di bidang pekerjaan, selain mempunyai kualifikasi akademik yang baik, kualitas dalam hal-hal seperti leadership, komunikasi, kreativitas, loyalitas, dan sikap-sikap lainnya sangat menentukan. Untuk mencapai hal tersebut, maka ITB senantiasa melakukan perbaikan dari segala aspek yang masih memungkinkan, yaitu mulai dari segi dasar dan prosedur penerimaan mahasiswanya hingga proses dan prosedur pembelajaran di ITB.

PMBP-ITB 2010 Terpusat terdiri atas tiga jalur ujian yang berbeda, yaitu :

1. Jalur Sains dan Teknik.
2. Jalur Seni Rupa dan Desain.
3. Jalur Bisnis dan Manajemen.

Berbeda dengan pelaksanaan PMBP-ITB 2010 di Daerah, PMBP – ITB 2010 Terpusat hanya akan diselenggarakan di Bandung. Ujian seleksi akan dilaksanakan dalam dua hari berturut-turut, tanggal 29 dan 30 Mei 2010.



TUJUAN

PMBP-ITB bertujuan memilih calon mahasiswa ITB yang memiliki kemampuan akademik, kematangan pribadi, kemampuan penalaran, dan potensi untuk dapat mengikuti dan menyelesaikan pendidikan program sarjana yang sesuai dengan minat dan bakatnya dalam batas waktu yang telah ditetapkan.



POLA SELEKSI

PMBP-ITB menyeleksi para calon mahasiswa yang diperkirakan dapat menyelesaikan pendidikan di ITB dengan hasil baik dan pada waktu yang telah ditetapkan.

1. Seleksi dilakukan melalui ujian tertulis yang dilaksanakan selama 2 (dua) hari berturut-turut.
2. Seleksi dilakukan secara serentak untuk semua jalur pilihan ujian. Calon peserta dapat memilih salah satu, dua, atau ketiga jalur ujian yang disediakan, asalkan dapat memenuhi semua persyaratan dari masing-masing jalur ujian.
3. Hasil ujian tertulis merupakan penentu utama dalam pengambilan keputusan pada seleksi ini.



UJIAN SARINGAN MASUK INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG TERPADU
(USM-ITB TERPADU) TAHUN AKADEMIK 2010/2011

ITB, sebagai salah satu Perguruan Tinggi di Indonesia, seyogyanya menggunakan skema penerimaan mahasiswa baru yang memberikan alternatif lebih banyak kepada calon mahasiswa dalam menentukan pilihannya.

Pada tahun 2010, ITB akan melakukan penerimaan mahasiswa baru program sarjana dalam Ujian Saringan Masuk ITB (USM-ITB) Terpadu, yang meliputi enam program seleksi, yaitu :

  • Program Penelusuran Minat, Bakat, dan Potensi ITB (PMBP-ITB), yang terdiri atas :
    • PMBP-ITB 2010 di Daerah, diselenggarakan ITB secara mandiri di beberapa kota di Indonesia (Jakarta, Bandung, Medan, Balikpapan, Pekanbaru, Makasar, Denpasar, Surabaya, dll) pada bulan Maret 2010
    • PMBP-ITB 2010 Terpusat, diselenggarakan ITB secara mandiri, di kota Bandung, pada tanggal 29 dan 30 Mei 2010. Pendaftaran PMBP-ITB 2010 Terpusat akan dimulai pada tanggal 19 April 2010.
  • Program Kemitraan Nusantara ITB (KN-ITB), untuk menjaring calon mahasiswa terbaik yang diajukan oleh instansi-instansi mitra ITB (Pemerintah Daerah, Perusahaan Mitra ITB, Instansi Pemerintah lainnya)
  • Program Seleksi Mahasiswa Transfer ITB (SMT-ITB), bagi para mahasiswa transfer dari universitas mitra ITB yang ingin melanjutkan pendidikan program sarjana di ITB, dan diajukan oleh universitas asalnya.
  • Program Seleksi Mahasiswa Internasional ITB (SMI-ITB), bagi calon mahasiswa berkewarganegaraan asing yang berminat melanjutkan pendidikan tinggi di ITB.
  • Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) , yang rencananya akan diadakan pada awal bulan Juli 2010, dilaksanakan oleh DITJEN DIKTI, DEPDIKNAS RI.
  • Jalur Beasiswa.
Di luar keenam program penerimaan mahasiswa baru tersebut diatas, ITB tidak melakukan proses Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana dengan cara lain, serta tidak melakukan perekrutan calon mahasiswa secara perorangan.

Pendidikan di ITB adalah pendidikan kesarjanaan yang memberikan penguasaan ilmu yang komprehensif disertai wawasan yang luas, dan dilengkapi dengan kesadaran akan pemanfaatannya, sehingga para lulusannya memiliki kemampuan dan naluri pengembangan dan/atau penerapannya, baik secara mandiri maupun dengan bekerjasama, termasuk kerjasama antar disiplin. Atas dasar itu, penerimaan mahasiswa di ITB, untuk semua jalur Ujian Saringan Masuk, dilaksanakan melalui penerimaan di tingkat Fakultas/Sekolah. Hal ini mungkin berbeda dengan beberapa universitas lain di Indonesia.

Pada tahun kedua, mahasiswa ditempatkan pada program studi yang diminatinya berdasarkan prioritas pilihannya, tempat yang tersedia, serta prestasi akademik yang dicapainya di tahun pertama perkuliahan. Kemungkinan bahwa seorang mahasiswa akhirnya dijuruskan pada program studi bukan pilihan utamanya dapat saja terjadi. Namun demikian karena pengelompokan program studi dalam suatu Fakultas/Sekolah didasarkan atas keserumpunan dan kontekstualitas keilmuan yang sama, maka perbedaan antara program studi yang satu dengan program studi yang lain di dalam Fakultas/Sekolah yang bersangkutan, tidak signifikan.

Selain itu lulusan pendidikan sarjana ITB disiapkan untuk menghadapi perubahan dan mengikuti perkembangan. Oleh karena itu setiap mahasiswa ITB jika menginginkan dapat mengambil mata kuliah dari program studi lain 10-30 % (tergantung pada ketentuan yang berlaku di program studi yang dimasukinya). Dengan demikian kesempatan untuk mengambil mata kuliah dari program studi yang menjadi pilihan utamanya tidak tertutup sama sekali, walaupun tidak sebanyak yang diinginkannya.

Dengan mempertimbangkan sistem pendidikan sarjana ITB tersebut, ITB menyarankan agar calon mahasiswa yang lebih menginginkan pendidikan vokasional, yaitu pendidikan yang lebih mengutamakan keahlian dalam bidangnya saja, atau hanya ingin masuk program studi tertentu saja, sebaiknya mempertimbangkan terlebih dahulu sebelum memilih untuk mengikuti pendidikan di ITB ini.



SELEKSI NASIONAL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI

ITB tetap menerima mahasiswa baru melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Sistem seleksi ini merupakan sistem ujian saringan masuk perguruan tinggi negeri yang dilaksanakan secara nasional, oleh sebuah panitia terpusat di Jakarta, yang ditunjuk oleh DITJEN DIKTI, DEPDIKNAS RI. Mekanisme ini akan dilaksanakan pada awal bulan Juli 2010. Tujuan pelaksanaan Seleksi Nasional Perguruan Tinggi Negeri adalah untuk memilih calon mahasiswa baru yang mempunyai kemampuan akademik untuk mengikuti dan menyelesaikan pendidikan di Perguruan Tinggi sesuai dengan batas waktu yang telah ditetapkan. Pelaksanaan Seleksi Nasional Perguruan Tinggi Negeri ini juga tidak mengurangi wewenang masing-masing perguruan tinggi untuk melaksanakan seleksi sendiri. Seleksi dilakukan dengan pola ujian tertulis.

Kegiatan Seleksi Nasional Perguruan Tinggi Negeri adalah seleksi calon mahasiswa untuk memasuki Perguruan Tinggi Negeri di tingkat Nasional dengan pola ujian tulis dan ujian keterampilan khusus bagi Program Studi tertentu. Penyelenggaraan seleksi ini dilaksanakan oleh sebuah Panitia Terpusat yang dibentuk oleh DEPDIKNAS RI dan ditempatkan di kota-kota yang strategis dimana Perguruan Tinggi Negeri berada.

Ujian tulis yang diselenggarakan dalam rangka Seleksi Nasional Perguruan Tinggi Negeri akan dilaksanakan secara serentak dan terpadu pada jam dan hari yang sama, dengan soal yang sama di berbagai PTN di Indonesia, sehingga peserta diharapkan dapat memilih lokasi yang terdekat dengan penyelenggaraan kegiatan seleksi tersebut. Tempat ujian tidak menjadi bahan pertimbangan dalam proses seleksi dan penentuan kelulusan seorang calon mahasiswa di perguruan tinggi negeri yang dipilihnya.

UM UGM 2010

RAGAM PROGRAM UM UGM 2010
1. PENELUSURAN BIBIT UNGGUL
a. Penelusuran Bibit Unggul Tidak Mampu (PBUTM)


* Ditujukan bagi siswa dengan kemampuan akademik tinggi tetapi tidak mampu secara ekonomi, dan mantap membangun masa depan bersama UGM.
* Peserta diusulkan oleh sekolah.
* Tiap sekolah mengajukan maksimal 2 (dua) peserta, bagi sekolah yang mengirim lebih dari 2 peserta maka seluruh peserta yang diusulkan tidak diseleksi.
* Peserta dibebaskan dari biaya pedaftaran.
* Biaya pendidikan selama 8 (delapan) semester ditanggung oleh UGM jika memenuhi prestasi akademik yang ditetapkan dan dievaluasi setiap tahun.


b. Penelusuran Bibit Unggul Berprestasi (PBUB)


* Ditujukan bagi siswa pemenang kompetisi bidang ilmu pengetahuan tingkat nasional atau finalis olimpiade bidang ilmu pengetahuan tingkat internasional.
* PBUB terdiri dari PBUB beasiswa dan PBUB mandiri.
* Peserta diusulkan oleh sekolah.
* Pilihan program studi harus sesuai dengan bidang prestasinya.
* Biaya pendidikan selama 8 (delapan) semester seluruhnya ditanggung oleh UGM untuk PBUB beasiswa dan ditanggung oleh orangtua/wali untuk PBUB mandiri.
* Peserta yang lolos seleksi berkas wajib mengikuti Tes Potensi Akademik (TPA) yang diselenggarakan oleh UGM dengan difasilitasi oleh sekolah masing-masing.


c. Penelusuran Bakat Olahraga dan Seni (PBOS)


* Ditujukan bagi siswa dengan bakat khusus di bidang olahraga atau seni dengan prestasi tingkat provinsi, nasional atau finalis tingkat internasional.
* Peserta diusulkan oleh sekolah.
* Biaya pendidikan ditanggung oleh orangtua/wali peserta.
* Peserta wajib mengikuti Tes Bakat Skolastik (TBS) dan Ilmu Pengetahuan Dasar (IPD) di lokasi yang dipilih saat mendaftar.
* Peserta yang lolos TBS dan IPD wajib mengikuti tes ketrampilan di UGM sesuai bakatnya.
* Program studi Pendidikan Dokter tidak menerima mahasiswa baru melalui PBOS.


d. Penelusuran Bakat Swadana (PBS)


* Ditujukan bagi siswa dengan kemampuan akademik tinggi.
* Peserta diusulkan oleh sekolah.
* Biaya pendidikan ditanggung oleh orangtua/wali peserta.
* Peserta wajib mengikuti Tes Bakat Skolastik (TBS) dan tes Ilmu Pengetahuan Dasar (IPD) di lokasi yang dipilih saat mendaftar.
* Peserta yang lolos seleksi wajib mengikuti tes wawancara di UGM.


e. Penelusuran Bibit Unggul Pembangunan Daerah (PBUPD)



* Ditujukan bagi siswa dengan kemampuan akademik tinggi.
* Program ini merupakan bentuk kepedulian UGM terhadap pembangunan daerah melalui kemitraan antara daerah dengan UGM, berbasis potensi wilayah dan kearifan lokal menuju kemajuan dan martabat bangsa Indonesia.
* Peserta diusulkan dan dibiayai oleh Pemda, dinas-dinas pemerintah di daerah, institusi, dan/atau perusahaan yang kredibel di daerah.




2.
UJIAN TULIS

a.

Diadakan untuk memilih calon mahasiswa baru yang berkualitas dengan kemampuan akademik dan potensi unggul untuk menunjang penyelesaian pendidikan di UGM sesuai batas waktu yang telah ditetapkan.

b.

Materi seleksi meliputi Tes Potensi, Ilmu Pengetahuan Dasar, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Ilmu Pengetahuan Sosial.

c.

Ujian dilaksanakan di Yogyakarta, Semarang, Madiun, Jakarta, Tangerang, Cirebon, Palembang, Pekanbaru, Balikpapan, Lhokseumawe, Bandar Lampung, Batam, dan Mataram.



3.
SELEKSI NASIONAL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI (SNMPTN)

a.

Pada program ini UGM menerima sebanyak-banyaknya 18% dari total daya tampung.

b.

Diselenggarakan oleh Panitia Pusat SNMPTN.

c.

Keterangan lengkap mengenai SNMPTN 2010 dapat dilihat di situs http://snmptn.ac.id/.




Persyaratan Peserta
1. PENELUSURAN BIBIT UNGGUL
SYARAT UMUM

a
Peserta adalah siswa kelas akhir SMA/SMK/MA dalam dan luar negeri tahun 2009/2010.

b. Nilai kognitif semua mata pelajaran pada rapor mulai semester 1 sampai dengan semester terakhir harus tuntas (di atas SKBM). Bagi siswa kelas akselerasi kriteria tersebut diberlakukan cukup sampai dengan semester 4. Kriteria nilai rapor ini dibuktikan dengan fotokopi rapor yang telah dilegalisasi Kepala Sekolah.

c.
Memenuhi persyaratan kesehatan dan tidak mengalami ketunaan yang ditetapkan oleh program studi masing-masing.

SYARAT KHUSUS

a.
Peserta PBUTM:



* Siswa termasuk 25% terbaik di kelasnya pada semester 5, atau 75% terbaik pada semester 4 bagi siswa kelas akselerasi.
* Berasal dari keluarga tidak mampu, didukung dengan data:
o Fotokopi Kartu Keluarga yang disahkan oleh RT, RW dan Kepala Desa/Lurah.
o Keterangan penghasilan orangtua/wali yang disahkan (oleh Camat bagi non karyawan, oleh Bendaharawan Gaji Pegawai bagi karyawan institusi).


b.
Peserta PBUB:



* Siswa termasuk 25% terbaik di kelasnya pada semester 5, atau 75% terbaik pada semester 4 bagi siswa kelas akselerasi.
* Pemenang lomba bidang studi tingkat nasional (termasuk lomba yang diselenggarakan di lingkungan UGM, khusus untuk masuk ke fakultas yang bersangkutan), atau finalis lomba bidang studi tingkat internasional yang diselenggarakan oleh LIPI, DIKNAS, IMO, IPhO, IBO, IChO, IOI/ICO.


c.
Peserta PBOS:



* Siswa termasuk 40% terbaik di kelasnya pada semester 5, atau 75% terbaik pada semester 4 bagi siswa kelas akselerasi.
* Juara I KEJURDA atau PORDA tingkat Provinsi; juara I POPSINAS; juara I-III KEJURNAS/PON; atau juara I-V Kejuaraan Regional/Internasional atau juara I-III Kesenian tingkat Nasional.
* Menyerahkan surat kesanggupan pembiayaan bermeterai dari orangtua/wali peserta.


2. UJIAN TULIS

a.
Siswa aktif kelas terakhir SMA/SMK/MA, lulusan SMA/SMK/MA tahun 2009 dan 2008 dalam dan luar negeri, lulusan ujian persamaan atau yang setara lainnya.

b. Memenuhi persyaratan kesehatan dan tidak mengalami ketunaan yang ditetapkan oleh program studi masing-masing.

3. SELEKSI NASIONAL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI (SNMPTN)


Sesuai dengan ketentuan Panitia Pusat SNMPTN.



Prosedur Pendaftaran dan Pengumuman Hasil Seleksi

1. PENELUSURAN BIBIT UNGGUL
a. Peserta PBUTM :



1. Mengisi formulir melalui situs http://um.ugm.ac.id (2 Januari s.d. 11 Februari 2010).
2. Peserta hanya dapat memilih 1 (satu) program studi sesuai jurusannya di SMA/SMK/MA.
3. Berkas persyaratan dimasukkan dalam stofmap hijau lalu dikirimkan/diserahkan ke Sekretariat UM UGM. Informasi kelengkapan berkas dapat dilihat di situs http://um.ugm.ac.id.
4. Berkas diterima paling lambat Senin, 15 Februari 2010.
5. Seleksi sepenuhnya dilakukan oleh Panitia UM UGM 2010.
6. Hasil seleksi diumumkan pada Sabtu, 13 Maret 2010 melalui situs http://um.ugm.ac.id.
7. Keputusan penerimaan adalah final dan tidak dapat diganggu gugat.

b. Peserta PBUB :



1. Membayar biaya pendaftaran sebesar Rp. 350.000,00 (tiga ratus lima puluh ribu rupiah) melalui sistem multi-payment Bank Mandiri. Petunjuk pembayaran dapat dilihat di situs http://um.ugm.ac.id.
2. Login ke situs http://um.ugm.ac.id untuk mengisi formulir pendaftaran (2 Januari s.d. 4 Februari 2010).
3. Peserta dapat memilih 2 (dua) program studi berdasarkan prioritas.
4. Berkas persyaratan dimasukkan dalam stofmap biru lalu dikirimkan/diserahkan ke Sekretariat UM UGM. Informasi kelengkapan berkas dapat dilihat di situs http://um.ugm.ac.id.
5. Berkas diterima paling lambat Senin, 8 Februari 2010.
6. Hasil seleksi berkas persyaratan diumumkan Sabtu, 13 Februari 2010 melalui situs http://um.ugm.ac.id.
7. Peserta yang lolos seleksi berkas harus mengikuti TPA Senin, 22 Februari 2010 di sekolah masing-masing.
8. Seleksi sepenuhnya dilakukan oleh Panitia UM UGM 2010.
9. Hasil seleksi final diumumkan Sabtu, 13 Maret 2010 melalui situs http://um.ugm.ac.id.
10. Keputusan penerimaan adalah final dan tidak dapat diganggu gugat.

c.
Peserta PBOS:


1. Membayar biaya pendaftaran sebesar Rp. 350.000,00 (tiga ratus lima puluh ribu rupiah) melalui sistem multi-payment Bank Mandiri. Petunjuk pembayaran dapat dilihat di situs http://um.ugm.ac.id.
2. Login ke situs http://um.ugm.ac.id untuk mengisi formulir pendaftaran (2 Januari s.d. 11 Februari 2010).
3. Peserta dapat memilih 2 (dua) program studi berdasarkan prioritas.
4. Verifikasi/daftar ulang peserta (9 s.d. 12 Februari 2010) di lokasi yang dipilih untuk ujian. Jadwal dan alamat pelayanan, serta informasi kelengkapan berkas dapat dilihat di situs http://um.ugm.ac.id.
5. TBS dan IPD dilaksanakan pada Minggu, 21 Februari 2010.
6. Peserta yang lolos seleksi TBS dan IPD harus mengikuti Tes Ketrampilan di UGM (Minggu, 7 Maret 2010).
7. Seleksi sepenuhnya dilakukan oleh Panitia UM UGM 2010.
8. Hasil seleksi final diumumkan Sabtu, 13 Maret 2010 melalui situs http://um.ugm.ac.id.
9. Keputusan penerimaan adalah final dan tidak dapat diganggu gugat.
10. Peserta yang diterima wajib mengikuti Program Persiapan Sukses Belajar di UGM (matrikulasi).

c.
Peserta PBS dan PBUPD:

Informasi PBS dan PBUPD terdapat di Booklet Program Unggulan UGM 2010 dan di situs http://um.ugm.ac.id.

2.
UJIAN TULIS


a. Membayar biaya pendaftaran sebesar Rp. 200.000,00 (dua ratus ribu rupiah) melalui sistem multi-payment Bank Mandiri. Petunjuk pembayaran dapat dilihat di situs http://um.ugm.ac.id.
b. Login ke situs http://um.ugm.ac.id untuk mengisi formulir pendaftaran (21 Januari s.d. 16 Maret 2010).
c. Peserta dapat memilih 3 (tiga) program studi berdasarkan prioritas.
d. Verifikasi/daftar ulang peserta (10 s.d. 17 Maret 2010) di lokasi yang dipilih untuk ujian. Jadwal dan alamat pelayanan, serta informasi kelengkapan berkas dapat dilihat di situs http://um.ugm.ac.id.
e. Ujian Tulis dilaksanakan Minggu, 28 Maret 2010.
f. Seleksi sepenuhnya dilakukan oleh Panitia UM UGM 2010.
g. Hasil seleksi diumumkan Sabtu, 17 April 2010 melalui situs http://um.ugm.ac.id.
h. Keputusan penerimaan adalah final dan tidak dapat diganggu gugat.


3. SELEKSI NASIONAL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI (SNMPTN)

Diselenggarakan sesuai dengan ketentuan Pengurus Pusat SNMPTN.