Sabtu, 20 Maret 2010

SIMAK UI

Simak-UI (Seleksi Masuk UI) adalah ujian seleksi terpadu masuk UI yang diselenggarakan UI bagi calon mahasiswa yang ingin kuliah di UI. Ujian ini dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia untuk seluruh program pendidikan yang ada di UI, mulai Program Vokasi(D3), Sarjana Reguler, Sarjana Kelas Paralel, Profesi, Magister dan Doktor. Ujian dilakukan serentak.

Note:

Bagi siswa/i yang berasal SMA (Sekolah Menengah Atas) yang sudah mendapatkan sertifikasi A Level atau sudah mendapatkan surat penyetaraan dari Departemen PEndidikan Nasional dapat mengikuti SIMAK UI tanpa harus mengikuti UAN (Ujian Akhir Nasional).

Program Pendidikan

Adalah komitmen kami untuk mengembangkan secara konsisten sebuah komunitas belajar yang selalu melangkah, dengan selalu membuka tangan untuk merangkul semua pemuda pemudi berbakat dari seluruh penjuru bumi. Sarana akademik, aktifitas ekstra kurikuler dan banyak resources lain didesain untuk mempersiapkan calon alumninya dalam menjalani peran selanjutnya di kancah nasional dan internasional.

Dengan sejumlah disiplin ilmu yang tercakup dalam tiga rumpun keilmuan yaitu sains teknologi (Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam, Teknik dan Ilmu Komputer), ilmu sosial - humaniora (Fakultas Ekonomi, Hukum, Ilmu Sosial Ilmu Politik, Psikologi dan Ilmu Budaya) dan ilmu kesehatan (Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Ilmu Keperawatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat). Tiga rumpun dijabarkan melalui aktifitas akademik di program studi pada fakultas-fakultas di lingkungan UI. Sebagai pembanding, disaat berdirinya pada tahun 1849, UI (masih bernama Dokter Djawa School) hanya mengasuh satu cabang keilmuan, ilmu kedokteran.

Cara Pendaftaran
Proses pendaftaran Universitas Indonesia terdiri dari 8 tahap

1. Membuat account (klik disini)
2. Membuat pendaftaran
3. Mengunggah foto
4. Membayar biaya pendaftaran
5. Mengunggah berkas persyaratan pendaftaran Untuk program pascasarjana (S2, S3), profesi, spesialis, dan ekstensi
6. Mengunduh kartu ujian masuk
7. Mengikuti ujian masuk
8. Melihat hasil pengumuman seleksi masuk


Cara Pendaftaran

Proses pendaftaran Universitas Indonesia terdiri dari 9 tahap

1. Membuat account di situs penerimaan UI

Klik link Buat Account di kanan atas lalu isi formulir yang muncul
2. Membuat pendaftaran

Setelah membuat account, lalu aktifkan account Anda melalui link yang tersedia pada email konfirmasi (cek email yang Anda pakai ketika membuat account). Setelah account aktif, Anda dapat login menggunakan username dan password Anda, lalu pilih menu Buat Pendaftaran untuk membuat pendaftaran baru.
3. Melakukan verifikasi pendaftaran

Verifikasi dilakukan untuk memastikan Anda telah mengecek bahwa isian formulir pendaftaran dan pilihan program studi Anda telah terisi dengan data yang benar serta telah mengetahui biaya pendidikan untuk program studi yang dipilih
4. Meng-upload foto berwarna ukuran 4x6 cm
5. Membayar biaya pendaftaran

Biaya pendaftaran hanya dapat dibayarkan setelah Anda meng-upload foto dan melakukan verifikasi pendaftaran .
Formulir pendaftaran dan pilihan program studi tidak dapat diubah lagi setelah Anda membayar biaya pendaftaran.
6. Meng-upload berkas persyaratan pendaftaran

Khusus untuk pendaftar Program Pascasarjana (S2, S3), Profesi, Spesialis, dan yang memilih S1 Kelas Internasional
7. Meng-download kartu ujian masuk

Kartu ini harus dibawa ketika ujian seleksi masuk
8. Mengikuti ujian seleksi masuk pada waktu yang telah ditentukan
9. Setelah mengikuti ujian seleksi masuk, Anda dapat melihat hasil seleksi pada tanggal pengumuman

Keterangan tambahan dapat dilihat pada panduan pendaftaran masing-masing jalur penerimaan di menu sebelah kiri.
Cara Pembayaran Biaya Pendaftaran

Pembayaran biaya pendaftaran dilakukan melalui mekanisme Host-to-host Universitas Indonesia, dimana pendaftar dapat membayar biaya pendaftaran melalui ATM/Teller/Internet Banking beberapa bank seperti tertera pada daftar di bawah.

Pembayaran hanya dapat dilakukan setelah Anda mengunggah foto.
Pilihan Cara Pembayaran

* ATM: Bank BNI, Bank Permata, Bank Bukopin, Bank Mandiri, Bank BRI
* Internet Banking: Bank Mandiri
* Teller: Bank BNI, Bank BTN
* Self Service Terminal (SST): Bank Niaga

Cara Pembayaran Melalui ATM
Bank BNI

* Pilih menu Pembayaran
* Pilih menu Berikutnya
* Pilih menu Universitas
* Pilih menu UI/Universitas Indonesia
* Masukkan 9 angka nomor registrasi untuk NPM (Nomor Pokok Mahasiswa)
* Layar akan menampilkan nomor registrasi, nama pendaftar, dan jumlah biaya yang akan dibayar
* Tekan "Ya/Benar" untuk melakukan pembayaran

ATM Bank Permata

* Pilih menu Transaksi Lainnya
* Pilih menu Pembayaran
* Pilih menu Pendidikan
* Masukkan nomor pelanggan sebagai berikut: Kode Institusi + Nomor Registrasi
Contoh:
050 Kode Institusi UI
708000001 Nomor Registrasi
* Selanjutnya ikuti petunjuk pada mesin ATM

Bank Bukopin

* Pilih menu Pembayaran
* Pilih menu Pendidikan
* Pilih menu Universitas Indonesia
* Masukkan nomor pendaftaran sebagai Nomor Pokok Mahasiswa
* Selanjutnya ikuti petunjuk pada mesin ATM

Bank Mandiri

* Pilih menu Pembayaran/Pembelian
* Pilih Multi Payment
* Masukkan kode perusahaan 10003 (UI) lalu tekan BENAR
* Masukkan 9 angka nomor registrasi lalu tekan tombol BENAR
* Layar akan menampilkan identitas dan jumlah pembayaran; tekan 1 jika data sesuai
* Untuk melakukan eksekusi, tekan "YA", untuk pembatalan tekan "TIDAK"

Teller BNI atau BTN

* Tanpa isi blanko langsung ke Teller minta "Host to Host Universitas Indonesia" atau "Online dengan BNI UI Depok"
* Sebutkan No pendaftaran

ATM BRI

* Pilih menu transaksi lainnya
* Pilih menu Pembayaran
* Pilih Pendidikan
* Pilih UI
* Masukkan 9 angka nomor pendaftaran
* Pilih Yes/OK

Catatan

* Pastikan Anda memasukkan nomor registrasi yang benar
* Periksa kesesuaian nama pendaftar yang muncul pada layar ATM
* Periksa kesesuaian jumlah biaya yang ditagihkan
* Simpan resi pembayaran ATM sebagai bukti pembayaran
* Periksa status pembayaran anda di situs penerimaan, dengan login, lihat pendaftaran

Universitas Indonesia

Universitas Indonesia adalah kampus modern, komprehensif, terbuka, multi budaya, dan humanis yang mencakup disiplin ilmu yang luas. UI saat ini secara simultan selalu berusaha menjadi salah satu universitas riset atau institusi akademik terkemuka di dunia. Sebagai universitas riset, upaya-upaya pencapaian tertinggi dalam hal penemuan, pengembangan dan difusi pengetahuan secara regional dan global selalu dilakukan. Sementara itu, UI juga memperdalam komitmen dalam upayanya di bidang pengembangan akademik dan aktifitas penelitian melalui sejumlah disiplin ilmu yang ada dilingkupnya.

UI berdiri pada tahun 1849 dan merupakan representasi institusi pendidikan dengan sejarah paling tua di Asia. Telah menghasilkan lebih dari 400.000 alumni, UI secara kontinyu melanjutkan peran pentingnya di level nasional dan dunia. Bagaimanapun UI tidak bisa melepaskan diri dari misi terkininya menjadi institusi pendidikan berkualitas tinggi, riset standar dunia dan menjaga standar gengsi di sejumlah jurnal internasional nomor satu.

Universitas Indonesia mengalami banyak sekali perubahan dalam sejarahnya yang relatif panjang. Dari perspektif subtantif, lembaga ini ditetapkan melalui Keputusan Pemerintah Nomor: 22, tanggal 2 Januari 1849 dan selanjutnya pendidikan tersebut dimulai pada bulan Januari 1851 dengan nama, "Sekolah Dokter Jawa" (Dokter java school). Pada akhir abad ke-19, Sekolah Dokter Jawa dikembangkan lebih lanjut menjadi School tot Opleiding Van Inlandsche Artsen (STOVIA) (1898).

STOVIA ditutup di tahun 1927 pada usianya yang ke-75 tahun. Sebagai penggantinya, didirikan Sekolah Tinggi Kedokteran di tahun 1927 melengkapi kehadiran 4 Sekolah tinggi lainya yang tersebar di beberapa kota. Keempat sekolah tersebut yaitu: Sekolah Tinggi Tehnik di Bandung (1920), Sekolah Tinggi Hukum di Batavia (1924) dan Sekolah Tinggi Sastra dan Budaya di Batavia (1929). Sementara itu, di Bogor dikembangkan Sekolah Tinggi Pertanian. Kelima Sekolah Tinggi tersebut merupakan cikal bakal fakultas-fakultas di bawah naungan Nood Universiteit (Universitas Darurat) yang didirikan pada tahun 1946 di Jakarta, pada masa awal pendudukan Belanda pasca Perang Dunia ke-2.

Nood Universiteit pada tahun 1947 berganti nama menjadi Universiteit van Indonesie yang berkedudukan di Jakarta. Beberapa Guru Besar nasionalis (diantaranya Prof. Mr. Djokosoetono), mengoperasikan Universiteit van Indonesie di Ibu Kota Republik Indonesia yang pada saat itu berada di Jogjakarta. Kegiatan akademik tersebut terpisah dari Induknya di Jakarta yang masih berada dalam kekuasaan Belanda. Pada tahun 1949, pengakuan kedaulatan Rl oleh Belanda berlangsung dan Ibu Kota kembali dipindahkan ke Jakarta. Universiteit van Indonesie Jogjakarta dipindahkan kembali ke Jakarta. Hampir bersamaan dengan hal tersebut didirikanlah Universitas Gadjah Mada di Jogjakarta di tahun 1949.

[Dokter Djawa School]

Dokter Djawa School
Pada tahun 1950, melalui serangkaian "ketegangan" antara Guru Besar Nasionalis dengan Guru Besar Belanda, akhirnya Universiteit van Indonesie berganti nama menjadi "Universitas Indonesia". Perguruan Tinggi ini mempunyai beberapa Fakultas dibeberapa kota yaitu: Jakarta (Kedokteran, Hukum, Sastra dan Budaya), Bandung (Tehnik), Bogor (Pertanian), Surabaya (Kedokteran Gigi), serta Makasar (Ekonomi).

Fakultas-fakultas diluar Jakarta pada tahun 1960-an berdiri sendiri. Universitas Indonesia di Jakarta mempunyai kampus di Salemba dan terdiri dari beberapa Fakultas seperti: Kedokteran, Kedokteran Gigi, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Sastra, Hukum, Ekonomi, dan Tehnik. Pada perkembangan selanjutnya berdirilah Fakultas Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Kesehatan Masyarakat, llmu Komputer dan kemudian Fakultas Keperawatan.

[Dokter Djawa School]

Dokter Djawa School
Pada tahun 1970-an hingga awal 1980-an, Universitas Indonesia mempunyai 2 kampus utama, yaitu di Salemba dan Rawamangun. Pada tahun 1987, Universitas Indonesia membangun kampus baru di Depok di area seluas 320 ha. Mulai tahun tersebut Universitas Indonesia melepaskan Kampus Rawamangun namun masih menggunakan
Kampus Salemba untuk kegiatan akademik Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi. Jumlah seluruh area yang menjadi aset tanah Universitas Indonesia adalah sekitar 350 ha atau sekitar 3.500.000 M2 (di Jakarta Pusat, Depok, Tangerang, dan Jakarta Timur).

Pada tahun 2000 Universitas Indonesia menjadi salah satu Perguruan Tinggi dengan status Badan Hukum di Indonesia. Hal ini mengawali implementasi gagasan otonomi kampus yang meliputi dua hal sebagai berikut: Pertama, otonomi dalam hal pengembangan akademik. Kedua, adalah otonomi pengelolaan keuangan. Otonomi tersebut memberi ruang bagi Universitas Indonesia untuk berkembang dan memainkan peranan yang mendasar di era masyarakat berbasis pengetahuan (knowledge-based society).

Dari catatan genealogis di atas, penting direnungkan bahwa kelangsungan Ul seiring dengan perkembangan peradaban Indonesia khususnya dalam dunia akademik. Dapat dikatakan bahwa Ul merupakan cikal bakal dan titik tolak pencerahan untuk Indonesia modern. Ul menjunjung nama Indonesia dan hal ini merupakan kebanggaan sekaligus tanggung jawab.

Dalam kaitan ini, Universitas Indonesia sebagai "universe", selayaknya mempunyai kapasitas untuk menjadi motor peradaban dan kemanusian mencapai "kemajuan" yang tidak abai pada keseimbangan antara orientasi nilai-nilai akademik, dengan moralitas dan seni. Dengan demikian, peradaban bangsa dan kemanusiaan di Republik ini di masa datang seyogyanya ditandai oleh terciptanya kemajuan, keadaban, kemakmuran, keadilan, kedamaian, demokrasi, serta keseimbangan dan kelestarian lingkungan hidup.

ambang Universitas Indonesia diciptakan pada tahun 1952 oleh Sumaxtono (nama aslinya Sumartono), mahasiswa Angkatan 1951 Seni Rupa Fakulteit Teknik Universiteit Indonesia, Bandung.

Ide dasar dari lambang tersebut adalah kala-makara, yang merupakan dua kekuatan yang ada di alam: kala sebagai kekuatan di atas (kekuatan matahari) dan makara sebagai kekuatan di bawah (kekuatan bumi). Kedua kekuatan itu dipadukan dan distilir Sumaxtono menjadi makara yang melambangkan Universitas Indonesia sebagai baik sumber ilmu pengetahuan, maupun hasilnya, yang menyebar ke segala penjuru.

Lambang Universitas Indonesia terdiri dari dua unsur, yaitu: pohon dengan cabang- cabangnya dan makara:
[Logo Universitas Indonesia]

Logo Universitas Indonesia


Makna lambang Universitas Indonesia adalah sebagai berikut:

Pohon berikut cabang dan kuncup melambangkan pohon ilmu pengetahuan dengan cabang-cabang ilmu pengetahuannya, sementara kuncup tersebut suatu saat akan mekar dan menjadi cabang ilmu pengetahuan baru. Kuncup-kuncup itu akan senantiasa mekar selama pohon ilmu pengetahuan itu hidup. Dengan demikian, Sumaxtono ingin menyatakan bahwa cabang-cabang ilmu pengetahuan akan berkembang sesuai dengan kebutuhan dan kemajuan zaman.

Makara yang mengalirkan air melambangkan hasil yang memancar ke segala penjuru. Makna yang diberikan Sumaxtono adalah Universitas Indonesia sebagai sumber ilmu pengetahuan, akan menghasilkan sarjana-sarjana yang cerdas, terampil, penuh ketakwaan, berbudi luhur, dan berkepribadian, serta bersikap terbuka, tanggap terhadap perubahan dan kemajuan ilmu dan teknologi serta masalah yang dihadapi masyarakat, dan mampu menyelesaikannya sesuai dengan kaidah-kaidah akademik, di mana pun mereka berada.

Rancangan desain berikut maknanya diperlihatkan oleh Sumaxtono kepada Srihadi (mahasiswa Seni Rupa FT-UI, Bandung Angkatan 1952) pada tahun 1952. Prof. KRHT H. Srihadi Soedarsono Adhikoesoemo, M.A. - yang juga pencipta lambang Institut Teknologi Bandung - tidak mengetahui kapan dan siapa yang mengesahkan lambang UI tersebut. Yang pasti adalah, sampul buku Universiteit Indonesia, Fakulteit Teknik, Bandung: Rentjana Untuk Tahun Peladjaran 1952-1953 (Percetakan AID, BAndung, 120 hlm.) menggunakan lambang Universitas Indonesia untuk pertama kali seperti yang dibuat oleh Sumaxtono (tanpa bingkai segilima).

Visi & Misi

Visi

"Menjadi Universitas Riset Kelas Dunia"

Misi

* Menyelenggarakan Pendidikan Tinggi berbasis riset untuk pengembangan Ilmu, Teknologi, Seni dan Budaya.
* Menyelenggarakan Pendidikan Tinggi yang mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf dan kualitas kehidupan masyarakat Indonesia serta kemanusiaan.

Tujuan

Mempertahankan reputasi UI sebagai universitas terbaik di Indonesia dengan menghasilkan kualitas lulusan yang mampu bersaing di pasar global dan kualitas riset yang bertaraf internasional serta menghasilkan produk Research & Design yang dapat mendukung daya saing Internasional.